Senin, 13 Juni 2011

belajar untuk mencari jawaban yang "sebenarnya"

awalnya merenung dan membayangkan teknis acara yang terdapat pada lesson plan yang sedang saya bikin, justru saya menemukan hal yang luar biasa dari hal yang saya renungkan dan bayangkan (ini menurut saya), bener ya seharusnya belajar untuk mencari jawaban yang sebenarnya.

jadi inget waktu semester dua, salah seorang dosen bercerita saat ia menjadi seorang mahasiswa. saat ia menjadi seorang mahasiswa ia sempat mengalami Indeks Prestasi Komulatif yang jelek sekitar 2,... (saya lupa koma berapa). hingga akhirnya mencoba dengan sekuat tenaga untuk mengejar ketertinggalan, dan ia pun berhasil namun saat di penghujung masa akhir studinya beliau menangis. yup beliau menangis karena saat ia mencoba membuka dan mengingat satu persatu mata kuliah yang ia pelajari ia melupakannya terutama mata kuliah di awal semester. singkat cerita beliau menjadikan itu pelajaran bagi dirinya dan saat menempuh jenjang S2 beliau tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama. intinya saat itu beliau ingin mengajarkan kepada kita para mahasiswanya ilmu terlalu berharga untuk di samakan dengan nominal sebuah angka mau huruf apakah itu A,B,C,D. yah belajarlah kita karena memang kita membutuhkan ilmunya dan jadikanlah nilai akhir berupa huruf dan angka sebagai energi tambahan pemberi semangat.

yah dibalik kalimat itu saya menemukan suatu makna bentuklah keingintahuan untuk menemukan jawaban yang "sebenarnya". yah sepertinya kalau tujuan kita untuk menemukan jawaban yang sebenarnya akan terasa gampang untuk mengingat berbagai hal meskipun itu di semester awal sekalipun.

hari ini saya belajar untuk menemukan jawaban yang sebenarnya, dan dari menemukan jawaban yang sebenarnya saya menemukan cara untuk belajar menggunakan hati".

belajar dengan hati, nikmati proses, cintai perubahan :)


 

1 komentar: